Rangkaian Penyiram Tanaman Otomatis

Rumah atau gedung tanpa tanaman kelihatannya kurang asri. Kesannya gersang, bahkan kurang sehat. Tanaman bisa menyegarkan suasana sekeliling karena menyediakan gas oksigen. Tak heran jika banyak orang menanam tanaman baik dalam pot maupun langsung di tanah. Namun persoalan lain muncul di saat aktivitas Anda tinggi hingga Anda tak punya banyak waktu untuk sekedar menyirami tanaman-tanaman tersebut baik yang berada di teras apalagi yang berada di balkon (loteng).

Bila Anda masih ingin menanam tanaman-tanaman tersebut tanpa repot menyirami setiap hari, Anda jangan membuang tanaman tersebut, sekarang Anda coba untuk mengotomatisasinya. Kami menawarkan sebuah solusi dengan Rangkaian Penyiram Tanaman Otomatis. Silakan Anda lihat dan pelajari dengan seksama gambar skemanya di bawah ini.
Klik untuk Memperbesar Gambar
Rangkaian Penyiram Tanaman Otomatis ini menggunakan komponen utama Timer 555 sebagai multivibrator astabil, berjalan pada satu siklus setiap beberapa detik. Sebuah meja riak CMOS membagi waktu ini turun beberapa jam. Bila waktu telah berakhir, counter memicu Timer 555, yang merupakan monostable multivibrator dan dapat diatur untuk waktu beberapa detik untuk sekitar dua menit, mengendalikan katup solenoid melalui optotriac (seperti yang ditunjukkan) atau relay (seperti diimplementasikan kemudian). Sebuah catu daya kecil mengatur kecepatan sirkuit. Kedua interval antara aktivasi dan durasi penyiraman disesuaikan pengguna. Satu LED berkedip menunjukkan detak jantung dari timer pertama, yang lain LED lampu ketika katup diaktifkan.

0 komentar:

Poskan Komentar